Jumat, 05 Juli 2024
Ini ceritaku Waktu di semester akhir😎😜
Minggu, 05 November 2023
November Rain
Kamis, 15 April 2021
My job my story
Sedikit bercerita tentang kerjaan saya saat ini, tidak terasa kurang lebih setahun, saya bekerja dan bergelut di dunia perkebunan kelapa sawit
Jadi pada tahun 2019 pertengahan, sekitar 2 bulan setelah saya wisuda, saya mengapply sebuah loker perkebunan di daerah Kalimantan.. setelah beberapa bulan menunggu bahkan saking lamanya, loker tersebut hampir terlupakan. Puji Tuhan, saya dapat email yang isinya bahwa saya diterima...Nah beberapa proses yang sudah dilewati, akhirnya tibalah saatnya yaitu pada tanggal 18 Januari 2020 saya berangkat ke tanah Borneo, banyak pertimbangan sih sebelum saya memutuskan untuk berangkat, tapi demi membahagiakan orang tua dan keluarga, tekad saya pun bulat untuk berangkat. Kurang lebih satu hari perjalanan, tanggal 19 Januari 2020, akhirnya saya tiba di Kalimantan, tepatnya daerah Kalimantan Tengah, disinilah saya ditraining secara fisik dan mental selama 2 bulan bersama dengan 29 teman saya yang lain, yang kebetulan semua berasal dari Sumatera Utara. Setelah 2 bulan masa training fisik dan mental, kelulusan kami pun diumumkan dan 4 diantara kami tidak lulus ke tahap selanjutnya yaitu tahap OJT ke site (di kebun atau masing -masing anak perusaannya).
Singkat cerita saya pun mendapatkan penempatan OJT di daerah Kalimantan Timur di salah satu pabrik kelapa sawit , disana saya menjalani OJT selama 4 bulan lamanya.
Meskipun 4 bulan, tapi banyak hal atau moment moment yng sudah saya lewati (tidak perlu dipaparkan).
Oiya, bercerita tentang masa masa OJT, disinilah saya benar benar merasakan kehidupan dikebun seperti apa, awalnya bertentangan dan tidak seperti apa yang saya bayangkan.. namun seiring berjalannya waktu saya bisa menjalani meskipun hampir setiap harinya menggerutu dan serasa tidak ikhlas. Sekarang hampir satu tahun saya sudah tinggal dikebun, jujur kalau melihat situasi dan kondisi saya tidak pernah membayangkan dan benar benar diluar ekspektasi saya sebelumnya. Mungkin kalau bukan karena faktor ikatan dinas dan malu, tidak jarang niat untuk kabur terlintas dibenakku. Ketika niatan itu muncul yang terbayang di pikiran saya adalah mamak bapak dan rumah saya . Sehingga tak jarang juga saya merasa bodoh sendiri dengan apa yang sedang jalani. Masih banyak hal lagi yang ingin saya ceritakan tetapi saat ini masih kondisi fase pendalaman dan pemahaman atau peneyesuaian terhadap kondisi kerja dan menunggu sampai dimana keluhan keluhan yg hampir tiap hari melintas dibenak saya ini padam dan hilang. Karena saya percaya dengan kerjaan dan kondisi yg sedang saya jalani saat ini bukan suatu hal kebetulan tetapi memang sudah rencana Yang Diatas. Dan saya yakin akan ada titik dan jawaban atas semua teka teki dari yang saya jalani ini... Intinya semangat dan sabar,, Bukan hari ini jawabannya, besok atau tahub depan...🙂
Rabu, 24 Oktober 2018
Contoh Essay untuk mendapatkan beasiswa
Senin, 21 Mei 2018
Lirik Haruskah Ku Mati - Marya Genova
Lirik Lagu Haruskah Ku Mati
bagaimana mestinyamembuatmu jatuh hati kepadaku
telah ku tuliskan sejuta mimpi
menyakitkanmu membalas cintaku
haruskah ku mati karenamu
terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
haruskah ku relakan hidupku
hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku
hentikan denyut nadi jantungku
tanpa kau tahu betapa suci hatiku untuk memilikimu
adakah keikhlasan dalam palung jiwamu mengetukku
ajarkanmu bahasa perasaan hingga hatimu tak lagi membeku
adakah ruang di hatimu untukku yang mungkin bisa ku singgahi
hanya sekedar penyejuk di saat ku layu
ku setia menantimu hingga akhir masa ooh
(haruskah ku mati karenamu) ooh
(terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu) sepanjang waktuku
(haruskah ku relakan hidupku) haruskah ku relakan hidupku
(hanya demi cinta yang mungkin) bisa membunuhku
hentikan denyut nadi jantungku
tanpa kau tahu betapa suci hatiku untuk memilikimu ooh ooooh
lirik lagu hidup ini adalah kesempatan chord
Hidup adalah Kesempatan
Key: C
Bait :
C F C
Hidup Ini Adalah Kesempatan
Em Am D G
Hidup Ini Untuk Melayani Tuhan
C Am F C
Jangan Sia-Siakan Hidup Yang Tuhan Beri
C G C
Hidup Ini Hanya Sementara
Reff :
C F C
Oh Tuhan Pakailah Hidupku
Am C/G D G
Selagi Aku Masih Kuat
F G
Bila Saatnya Nanti
Em Am
Ku Tak Berdaya Lagi
C G C
Hidup Ini Sudah Jadi Berkat
Lirik Ed Sheeran - Perfect dan Terjemahan
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Sayang, aku menari dalam kegelapan bersamamu di pelukan
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
Tak beralas kaki di rumput, mendengarkan lagu kesukaan kita
When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath
Saat kau berkata kau tampah kacau, aku berbisik dengan pelan
But you heard it, darling, you look perfect tonight
Tapi kau mendengarnya, kau terlihat sempurna malam ini
[Instrumental]
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Sayang, aku menari dalam kegelapan bersamamu di pelukan
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
Tak beralas kaki di rumput, mendengarkan lagu kesukaan kita
15 Agustus 2014
Perkenalkan namaku Lurinse M Saragih, aku lahir di Provinsi Sumatera utara, dan aku berasal dari Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kami tujuh bersaudara, aku anak yang kelima. Sekarang aku duduk dibangku kuliah tepatnya di Universitas Jambi jurusan Teknologi Industri Pertanian. Oiya, kali ini aku hanya sekedar kilas balik (flashback) tentang awal perasaanku pada saat keberangkatanku ke daerah dimana aku menempuh pendidikan di tingkat perguruan tinggi yaitu ke Provinsi Jambi.sebenarnya ini sudah lama terlintas dibenakku, namun entah kenapa baru kali ini, baru ada niat untuk menuangkannya dalam sebuah tulisan pengalaman pribadi.Berikut ceritanya...............Sekitar kurang lebih 4 tahun silam, tepatnya tanggal 15 Agustus 2014, menjadi tanggal yang sangat berkesan atas momen yang perdana aku alami seumur hidup. Entah kenapa tanggal ini selalu melekat dalam benak saya. Bahkan seakan - akan tanggal ini sudah seperti tanggal lahir, dimana sebuah tanggal yang siapa pun tidak pernah bisa lupa akan hal tersebut. Memangnya apa yang terjadi pada tanggal itu ya??Sebenarnya bagi sebagian orang momen yang seperti aku alami pada tanggal tersebut adalah momen yang biasa aja, yaa,,, tidak ada spesial - spesialnya. Tapi bagiku momen ini adalah momen yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidup. Dimana pada tanggal 15 Agustus 2018 aku pertama sekali berpisah dengan kedua orang tuaku. Memang hal yang wajar, usiaku juga saat itu sudah tergolong usia dewasa. Saat itu aku berusia kurang lebih 18 tahun, namun entah kenapa memang saat itu seakan - akan aku belum siap untuk hidup berpisah jauh dengan keluargaku, saudara - saudaraku khususnya kedua orang tuaku tercinta. Namun, aku berpikir semua demi masa depanku....dan akupun sedikit agak ikhlas untuk melakukannya.Terlebih mengingat proses keberangkatanku, yang sangat mengharukan bagiku. Dan saat itu juga menunjukkan betapa besar kasih sayang seluruh anggota keluargaku terhadapku, betapa besar kasih sayang kedua orang tuaku terhadapku. Mereka sangat mendukung apa yang telah aku dapatkan, dan membuatku berkomitmen, apa yang kupilih harus aku selesaikan.Lambaian tangan ibuku, pada saat memberangkatkan aku ke negeri orang yang tak kuasa menahan rasa sedih dan terharu yang sudah tidak karuan. Aku harus menginjakkan kaki di negeri orang untuk menuntut ilmu.Namun entah kenapa aku baru menyadari, ternyata kepergianku pada tanggal 15 Agustus 2014 silam, adalah awal dimana aku tidak akan tinggal bersama lagi dengan keluargaku khususnya kedua orang tuaku untuk seterusnya, bahkan mungkin untuk selamanya. Aku juga berpikir ternyata sejak saat itu juga aku telah memiliki hidup baru yang harus aku jalani sendiri tanpa kehadiran orang tuaku. Memang mereka selalu terlibat, namun tidak seintens ketika tinggal bersama dengan mereka. Jika di bayang - bayangkan ternyata aku hidup dengan kedua orang tuaku lebih intim, hanya sekitar 18 tahun, selebihnya jika Tuhan mengizinkanku untuk menginjakkan dibumi ini dengan umur yang panjang seperti yang diinginkan orang - orang pada umumnya. Maka aku harus menjalaninya, mungkin dengan keluarga baruku kelak, yang pastinya bukan dengan kedua orang tuaku lagi. Dan yang aku pikirkan saat ini, hanya doa yang bisa aku panjatkan kepada Tuhan, agar mereka selalu dalam penyertaannya. Karena aku tau kasih sayang kedua orang tuaku tak terhingga sampai kumenutup mataku .