Sedikit bercerita tentang kerjaan saya saat ini, tidak terasa kurang lebih setahun, saya bekerja dan bergelut di dunia perkebunan kelapa sawit
Jadi pada tahun 2019 pertengahan, sekitar 2 bulan setelah saya wisuda, saya mengapply sebuah loker perkebunan di daerah Kalimantan.. setelah beberapa bulan menunggu bahkan saking lamanya, loker tersebut hampir terlupakan. Puji Tuhan, saya dapat email yang isinya bahwa saya diterima...Nah beberapa proses yang sudah dilewati, akhirnya tibalah saatnya yaitu pada tanggal 18 Januari 2020 saya berangkat ke tanah Borneo, banyak pertimbangan sih sebelum saya memutuskan untuk berangkat, tapi demi membahagiakan orang tua dan keluarga, tekad saya pun bulat untuk berangkat. Kurang lebih satu hari perjalanan, tanggal 19 Januari 2020, akhirnya saya tiba di Kalimantan, tepatnya daerah Kalimantan Tengah, disinilah saya ditraining secara fisik dan mental selama 2 bulan bersama dengan 29 teman saya yang lain, yang kebetulan semua berasal dari Sumatera Utara. Setelah 2 bulan masa training fisik dan mental, kelulusan kami pun diumumkan dan 4 diantara kami tidak lulus ke tahap selanjutnya yaitu tahap OJT ke site (di kebun atau masing -masing anak perusaannya).
Singkat cerita saya pun mendapatkan penempatan OJT di daerah Kalimantan Timur di salah satu pabrik kelapa sawit , disana saya menjalani OJT selama 4 bulan lamanya.
Meskipun 4 bulan, tapi banyak hal atau moment moment yng sudah saya lewati (tidak perlu dipaparkan).
Oiya, bercerita tentang masa masa OJT, disinilah saya benar benar merasakan kehidupan dikebun seperti apa, awalnya bertentangan dan tidak seperti apa yang saya bayangkan.. namun seiring berjalannya waktu saya bisa menjalani meskipun hampir setiap harinya menggerutu dan serasa tidak ikhlas. Sekarang hampir satu tahun saya sudah tinggal dikebun, jujur kalau melihat situasi dan kondisi saya tidak pernah membayangkan dan benar benar diluar ekspektasi saya sebelumnya. Mungkin kalau bukan karena faktor ikatan dinas dan malu, tidak jarang niat untuk kabur terlintas dibenakku. Ketika niatan itu muncul yang terbayang di pikiran saya adalah mamak bapak dan rumah saya . Sehingga tak jarang juga saya merasa bodoh sendiri dengan apa yang sedang jalani. Masih banyak hal lagi yang ingin saya ceritakan tetapi saat ini masih kondisi fase pendalaman dan pemahaman atau peneyesuaian terhadap kondisi kerja dan menunggu sampai dimana keluhan keluhan yg hampir tiap hari melintas dibenak saya ini padam dan hilang. Karena saya percaya dengan kerjaan dan kondisi yg sedang saya jalani saat ini bukan suatu hal kebetulan tetapi memang sudah rencana Yang Diatas. Dan saya yakin akan ada titik dan jawaban atas semua teka teki dari yang saya jalani ini... Intinya semangat dan sabar,, Bukan hari ini jawabannya, besok atau tahub depan...🙂
Tidak ada komentar:
Posting Komentar